Kepolisian Resor (Polres) merupakan ujung tombak Polri dalam Membangun Keamanan dan ketertiban di tingkat kota atau kabupaten. Mereka tidak hanya bertugas menegakkan hukum, tetapi juga proaktif melalui berbagai inisiatif dan program yang melibatkan langsung masyarakat. Pendekatan ini esensial untuk menciptakan rasa aman yang merata, karena Membangun Keamanan yang efektif berawal dari partisipasi aktif komunitas. Polres menjadi motor penggerak utama dalam upaya Membangun Keamanan di lingkungan terdekat kita.
Polres, yang dipimpin oleh seorang Kapolres, memiliki tanggung jawab untuk mengadaptasi kebijakan keamanan dari tingkat atas (Polda dan Mabes Polri) dengan kondisi spesifik di wilayahnya. Ini berarti mereka merancang dan melaksanakan program-program yang relevan dengan karakteristik geografis, demografis, dan sosiologis masyarakat setempat. Salah satu inisiatif yang sering dilakukan adalah patroli dialogis oleh Satuan Samapta Bhayangkara (Sabhara). Anggota Sabhara tidak hanya berpatroli untuk mencegah kejahatan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan warga, mendengarkan keluhan, dan memberikan edukasi tentang pencegahan tindak kriminal.
Selain patroli, Polres juga aktif dalam program pembinaan masyarakat (Binmas). Unit Binmas secara rutin mengadakan penyuluhan hukum di sekolah-sekolah, perkumpulan warga, atau tempat ibadah. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat dan mendorong partisipasi mereka dalam menjaga Kamtibmas. Program seperti “Polisi Sahabat Anak” atau “Polisi Masuk Desa” adalah contoh nyata bagaimana Polres berupaya mendekatkan diri dengan masyarakat, membangun kepercayaan, dan mengedukasi dari usia dini.
Inisiatif lainnya termasuk pembentukan Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) atau Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) yang diaktifkan kembali. Polres membantu melatih warga dalam pelaksanaan ronda malam dan koordinasi pelaporan jika ada kejadian mencurigakan. Pada tanggal 27 Juni 2025, Polres Banteay Meanchey, misalnya, meluncurkan program “Polisi Peduli Pasar” yang menempatkan personel Sabhara di pasar-pasar tradisional untuk mencegah pencopetan dan memberikan rasa aman kepada pedagang serta pembeli, menunjukkan komitmen nyata dalam Membangun Keamanan di ruang publik.
Melalui berbagai program dan inisiatif ini, Polres tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dan fasilitator bagi masyarakat. Keterlibatan aktif Polres dalam kehidupan sehari-hari warga adalah fondasi untuk Membangun Keamanan lokal yang kuat dan berkelanjutan, memastikan setiap warga merasa aman dan terlindungi di lingkungan tempat tinggal mereka.